Gejala gagal ginjal kronik, berikut ini adalah beberapa gejala gagal ginjal kronik yang bisa dikenali, di antaranya:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Kehilangan selera makan.
  • Kelelahan.
  • Gangguan tidur.
  • Mengganggu intensitas buang air kecil.
  • Menurunnya konsentrasi.
  • Kedutan dan kram otot.
  • Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki.
  • Gatal terus-menerus.
  • Nyeri dada, jika cairan menumpuk di sekitar selubung jantung.
  • Napas tersengal, jika cairan menumpuk di paru-paru.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sulit dikendalikan.

Tanda dan gejala penyakit ginjal sering tidak spesifik, yang berarti kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penyakit lain. Karena ginjal adalah organ yang sangat mudah beradaptasi dan mampu mengimbangi kehilangan fungsi, tanda dan gejala mungkin tidak muncul sampai terjadi kerusakan permanen.

Baca juga: Perawatan dan Pencegahan Abrasi Gigi

Ketika Anda mengalami gagal ginjal kronik, maka Anda dapat memiliki masalah dengan bagaimana bagian tubuh bekerja. Beberapa komplikasi umum yang bisa terjadi, di antaranya:

  • Asam Urat

Asam urat adalah komplikasi yang bisa terjadi dari penyakit ginjal. Karena asam urat disaring melalui ginjal, kedua penyakit tersebut memiliki kaitan.

  • Anemia

Ginjal membantu tubuh membuat sel darah merah. Ketika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik, tubuh Anda mungkin tidak memiliki cukup sel darah merah. Kondisi inilah yang disebut anemia.

  • Penyakit Tulang dan Fosfor Tinggi (hyperphosphatemia)

Anda membutuhkan kalsium dan vitamin D untuk memiliki tulang yang sehat. Ginjal yang sehat membantu menjaga kesehatan tulang. Jika Anda menderita gagal ginjal kronik, ginjal mungkin tidak dapat melakukan pekerjaan penting ini.

  • Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat menyebabkan penyakit ginjal, tetapi penyakit ginjal juga dapat menyebabkan penyakit jantung. Penyakit jantung adalah penyebab kematian paling umum di antara orang-orang yang menjalani dialisis.

Ketika ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik, maka hal itu tidak dapat mendukung fungsi dari bagian tubuh lainnya, sehingga dapat menyebabkan masalah dengan organ hati.

  • Kalium Tinggi (Hiperkalemia)

Ginjal yang sehat menyaring kalium ekstra (mineral yang ditemukan dalam banyak makanan) dari darah. Jika Anda menderita gagal ginjal kronik, Anda perlu membatasi kalium karena ginjal mungkin tidak dapat menyaringnya.

  • Penumpukan Cairan

Ginjal yang sehat mengeluarkan cairan berlebih dari darah. Ketika ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya, organ tersebut tidak bisa mengeluarkan cukup cairan. Kondisi ini dapat menyebabkan cairan berlebih menumpuk di dalam tubuh.

Terlalu banyak cairan dalam tubuh dapat menyebabkan masalah dengan jantung dan paru-paru. Kondisi ini juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, di mana hal ini merupakan penyebab paling umum dari gagal ginjal kronik.

Pengobatan Gagal Ginjal Kronik

Cara mengobati gagal ginjal kronik adalah tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Beberapa jenis penyakit ginjal dapat diobati, namun sering kali penyakit ginjal kronis tidak bisa disembuhkan.

Perawatan biasanya terdiri dari langkah-langkah untuk membantu mengendalikan tanda dan gejala, mengurangi komplikasi, dan memperlambat perkembangan penyakit. Jika ginjal Anda menjadi sangat rusak, Anda mungkin perlu perawatan untuk penyakit ginjal tahap akhir.

Meskipun gagal ginjal kronik adalah sesuatu yang tidak bisa disembuhkan, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk menjaga ginjal tetap sehat selama mungkin dan menghentikan kerusakan agar tidak semakin parah, antara lain:

  • Kontrol gula darah jika menderita diabetes.
  • Pertahankan tekanan darah yang sehat.
  • Ikuti diet rendah garam dan rendah lemak.
  • Berolahraga setidaknya 30 menit dalam seminggu.
  • Jaga berat badan yang sehat.
  • Jangan merokok.
  • Batasi konsumsi alkohol.
  • Bicaralah dengan dokter tentang obat-obatan yang dapat membantu melindungi ginjal.

Jika Anda terserang penyakit ginjal sejak dini, Anda mungkin dapat mencegah gagal ginjal. Namun jika gagal ginjal terjadi, Anda perlu melakukan tindakan cuci darah atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.

Baca juga: Batu Empedu : Gejala hingga Pencegahannya

Pencegahan Gagal Ginjal Kronik

Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari gagal ginjal kronik. Jika Anda menderita diabetes atau tekanan darah tinggi, Anda harus menjaga gula darah dan tekanan darah tetap terkendali.

Berikut ini adalah tips yang bisa dilakukan untuk mencegah gagal ginjal kronik, antara lain:

  • Ikuti diet rendah garam dan rendah lemak.
  • Berolahraga rutin.
  • Lakukan pemeriksaan rutin.
  • Tidak merokok.
  • Membatasi konsumsi alkohol.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - RS Karanggede support by PT. PMI

Telepon Kami       (029) 8610600