No Results Found.
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.
Musim hujan juga biasanya datang dengan rentetan penyakit. Jika daya tahan tubuh tidak terjaga dengan baik, tubuh jadi mudah sakit selama musim hujan. Berbagai penyakit banyak bermunculan saat musim hujan tiba. Penyakit-penyakit yang sering ditemui di antaranya adalah diare, batuk, dan pilek atau yang juga disebut sebagai common cold.
Penyakit yang cukup berat seperti leptospirosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini, juga bisa menyerang.
Penyakit dapat terjadi kapan saja. Namun, saat musim hujan, munculnya penyakit-penyakit seperti yang disebutkan di atas umumnya mengalami peningkatan. Selain karena penularannya yang lebih cepat dalam kondisi lembap, tubuh manusia juga cenderung lebih mudah sakit saat musim hujan.
Berikut adalah 4 Hal Penyebab Tubuh Mudah Sakit saat Musim Hujan:
Biasanya, cuaca mendung dan hujan membuat seseorang lebih memilih berdiam diri atau bermalas-malasan di rumah dibanding melakukan aktivitas fisik. Padahal, aktivitas fisik adalah salah satu kunci untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Gaya hidup sedenter yaitu gaya hidup yang didominasi oleh banyak duduk atau tidak bergerak dan kurang berolahraga saat musim hujan menyebabkan tubuh kurang bugar dan mudah terserang penyakit.
Saat musim hujan, kondisi ini memang tak terhindarkan karena sinar matahari lebih banyak tertutup awan tebal. Padahal, sinar matahari, terutama pada pagi hari, sangat baik untuk tubuh.
Manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari paparan sinar matahari yang cukup di antaranya adalah membunuh berbagai jenis virus, serta sumber vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan kerja berbagai enzim dalam tubuh. Bila kurang terpapar sinar matahari, daya tahan tubuh seseorang pun akan menurun.
Saat siang hari atau saat sedang tidak hujan, suhu udara umumnya cenderung panas, sementara saat hujan turun suhu mendadak mengalami penurunan. Penurunan suhu ini tentu menuntut tubuh untuk beradaptasi dan secara tidak langsung memengaruhi daya tahan tubuh.
Virus dan bakteri penyebab penyakit akan lebih mudah menyebar dalam kondisi lembap. Kondisi ini dapat diperparah dengan kebiasaan berdiam diri di dalam ruangan, sehingga semakin membuat fenomena ‘ping pong’ mudah terjadi, yaitu penularan penyakit dari satu orang ke orang lain secara cepat dan berulang.
source: klikdokter
Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Monkeypox. Penyakit ini awalnya menular dari hewan ke manusia melalui cairan tubuh atau...
Apakah anak sering batuk pilek itu normal? Batuk pilek pada anak memang umum terjadi dan seringkali disebabkan oleh infeksi...
Saat musim pancaroba, tubuh rentan terhadap berbagai penyakit karena perubahan cuaca yang...
DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah penyakit yang serius dan dapat mengancam nyawa. Oleh karena itu, sangat penting...
Selama berpuasa, ada beberapa tips sehat yang dapat diikuti. Pertama, penting untuk sahur dan buka puasa dengan makanan yang mengandung gizi yang seimbang dan...
Pahami Arti Mata Terkait Kesehatanmu. Mata adalah salah satu organ penting dalam tubuh kita. Warna mata dapat memberikan petunjuk tentang kondisi kesehatan...
Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi pada anak. Anak dikatakan mengalami sembelit jika ia buang air besar kurang dari 3 kali...
Stroke adalah kondisi ketika pasokan darah ke otak terganggu karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Kondisi ini...
Hipertensi Pada Ibu Hamil, Bahaya atau Tidak? Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Wanita hamil termasuk kelompok yang...
Patah tulang atau fraktur adalah kondisi ketika tulang patah sehingga bentuk atau bahkan posisinya berubah. Patah tulang dapat terjadi jika tulang menerima...
0 Comments