No Results Found.
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.
Hampir setiap orang tahu bahwa kadar kolesterol tinggi merupakan cikal bakal penyakit jantung dan strok. Tapi jangan salah, ternyata kadar kolesterol rendah pun dapat menyebabkan terjadinya sederet penyakit berbahaya, lho!
Kolesterol merupakan zat kimia yang diproduksi oleh organ hati. Senyawa ini dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Sebab, pada kadar normal, kolesterol turut membantu tubuh untuk memproduksi vitamin D, beberapa jenis hormon, dan cairan empedu.
Kolesterol yang terdapat di dalam tubuh terbagi menjadi beberapa jenis, seperti berikut ini:
Low Density Lipoprotein (LDL) dikenal sebagai kolesterol jahat. Sebab, bila kadar kolesterol LDL terlampau tinggi di dalam tubuh, senyawa ini akan menumpuk dan membentuk plak di pembuluh darah.
American Heart Association (AHA) menyebutkan bahwa kadar LDL yang normal adalah <100 mg/dL. Sedangkan, bila Anda memiliki penyakit jantung atau diabetes melitus, kadar LDL yang normal adalah <70 mg/dL.
Trigsliserida merupakan kelebihan karbohidrat yang diubah menjadi lemak di hati. Layaknya LDL, kadar trigliserida yang terlalu tinggi di dalam tubuh juga dapat meningkatkan terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah. Anda memiliki trigliserida yang tinggi bila kadarnya ≥150 mg/dL.
High Density Lipoprotein (HDL) disebut sebagai kolesterol baik, karena mengambil sisa-sisa kolesterol dari jaringan tubuh dan membawanya kembali ke hati untuk proses daur ulang.
Kadar HDL yang normal adalah 60 mg/dL atau lebih.
Kolesterol total adalah gambaran yang merupakan gabungan dari HDL, LDL, dan trigliserida. Kolesterol total dikatakan tinggi bila kadarnya ≥ 100 mg/dL.
Kolesterol rendah
Kadar LDL dan kolesterol total yang terlampau tinggi terbukti mampu meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, serangan jantung, strok, batu empedu, dan lainnya.
Menurunkan kadar LDL dan kolesterol total ke rentang normal merupakan hal yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karena, kadar LDL dan kolesterol total yang rendah kerap dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, serangan jantung, strok, batu empedu, dan lainnya.
Anda harus tetap waspada dan berhati-hati. Ini karena kadar LDL dan kolesterol total yang terlalu rendah juga dapat mengundang sederet penyakit berbahaya. Meski belum pasti, para ahli percaya bahwa kolesterol rendah turut meningkatkan risiko terjadinya kondisi-kondisi berikut ini:
Meski bahaya yang ada di balik kolesterol rendah masih belum pasti, Anda tetap harus waspada akan kondisi tersebut. Terapkanlah gaya hidup sehat mulai saat ini, jauhi rokok dan minuman berlakohol, serta rutin olahraga setiap hari. Pastikan pula Anda melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala, agar kadarnya di dalam tubuh dapat terus terpantau dengan baik.
source: klikdokter
Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Monkeypox. Penyakit ini awalnya menular dari hewan ke manusia melalui cairan tubuh atau...
Apakah anak sering batuk pilek itu normal? Batuk pilek pada anak memang umum terjadi dan seringkali disebabkan oleh infeksi...
Saat musim pancaroba, tubuh rentan terhadap berbagai penyakit karena perubahan cuaca yang...
DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah penyakit yang serius dan dapat mengancam nyawa. Oleh karena itu, sangat penting...
Selama berpuasa, ada beberapa tips sehat yang dapat diikuti. Pertama, penting untuk sahur dan buka puasa dengan makanan yang mengandung gizi yang seimbang dan...
Pahami Arti Mata Terkait Kesehatanmu. Mata adalah salah satu organ penting dalam tubuh kita. Warna mata dapat memberikan petunjuk tentang kondisi kesehatan...
Sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi pada anak. Anak dikatakan mengalami sembelit jika ia buang air besar kurang dari 3 kali...
Stroke adalah kondisi ketika pasokan darah ke otak terganggu karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Kondisi ini...
Hipertensi Pada Ibu Hamil, Bahaya atau Tidak? Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Wanita hamil termasuk kelompok yang...
Patah tulang atau fraktur adalah kondisi ketika tulang patah sehingga bentuk atau bahkan posisinya berubah. Patah tulang dapat terjadi jika tulang menerima...
0 Comments